Langsung ke konten utama

Tips mengatasi orang was wes


Tips mengatasi orang was wis

Tips mengatasi orang was wes,, was wes adalah sikap orang yang  pergerakan nya itu ter ulang-ulang,,seperti membuka tutup alat,, menutup tutup alat, berudhu yang pergerakan nya terulang ulang,, sampai benerapa kali seperti terkejut,,

Seperti Melihat seseorang atau sesuatu yang berulang ulang,, tidak cukup satu atau Dua kali saja,, tanpa melihat pandangan orang-orang yang di sekitarnya,,

Yang mana,, mungkin jadi bahan ezekkan orang yang melihat,, atau bahan ketertawaan sekelumpuk orang yang suka memboly orang lain,

Was wes itu tumbul,, atau terjadi Pada seseorang yang kena was wes itu,, karena kurang nya keyakinan seseorang yang was wes itu sendiri,, dengan apa yang di lakukanya,,

Semisalnya,, membaca,, karena takut salah,, di ulangi nya,, terus menerus,, padahal sudah benar,, namun dia merasa salah,, benar atau engga???   Benar atau engga yaa,,???  Kata dalam hati si orang yang was wes itu,,

Seperti membersihkan sesuatu yang di lakukan orang yang was wes,, dia selalu,, mengulangi ngulangi yang sudah di bersihkannya itu,, berulang ulang kali,, sampai dirinya yakin 100 persen bahwa yang di bersihkannya itu memanglah bersih,,padahal itu sudah beraih,,
Nah,, gan,, dari sikap itulah seseorang yang  biasanya hanya biasa biasa saja,, menjadi seseorang yang dengan sikap atau kebiasaanya yang terus menerus melakukan demikian yang mana menjadi kebiasaan yang kurang baik,, maupun diri dan orang sekeliling kita,,

Dari beberapa ulama dan dan guru-guru agama,, orang yang was sew itu ialah dapat ganguan dari setan agar orang itu tidak yakin dan terganggu,, baik untuk beribadah maupun yang lainnya,,
Orang yang was wes itu gan,, di gangu oleh setan,, karena setiap keraguan itu adalah datangnya dari setan ,,

Orang yang was wes itu,, dalam agama iyalah karena terlalu lamanya
seseorang itu  yang berada di tempat buang air kecil ataupun besar,, bisa di sebut wc, toilet atau jamban,, yang mana tempat yang demikian itu gan,, adalah tempat nya jin dan setan,, dan di anjurkan ketika ketempat yang demikian itu gan,,jangan terlalu lama,, karena berakibat dapatnya seseorang menjadi kebiasaan yang sering ragu ragu karena ganggu setan,,

Oleh karena itu gan,, orang yang was wes itu,, untuk menghentikan kebiasaan was wes nya itu adalah dengan cara
" mengkagetin si orang was wes tadi,, saat dirinya was wes,, karena,, orang yang was wes itu saat di kagetin,, dia terkejut dan yang mana saat di ragu ragu itu,, dia mensegerakan aktivitas nya tersebut,,

Pernah orang yang ingin berwudhu was wes,, di kagetin sampai terjatuh ke air,, setelah itu orang nya tidak was wes lagi,, tapi gan jgn di gunakan untuk orang yang menderita penyakit jantung gan,, bisa bahaya.

Dan saat dia was wes itu setan yang mengganggu nya itu akan tersingkir dari orang yang was wes tersebut,, dan itu pernah di lakukan atau di sarankan oleh guru-guru agama,, dan terbukti dan pernah di lakukan  kata beliau beliu,, orang yang was wes tersebut setelah bila dia ingin was wes di kagetin..was wesnya hilang,,

Namun gan sikap atau ke inginan kita untuk berubah,, memang harus dari diri kita sendiri,, merubah kebiasaan kita yang di anggap tidak bagus,, dan memalukan,, karena kalau tidak dirikita sendiri amatlah sulit,, gan,,

Oke gan,, semoga bermanfaat artikel yang saya tulis tersebut dan berguna,, bagi yang membacanya nya,, wasalam,, 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Majelis bustanul muhibbin di undur satu minggu

Di Mundur seminggu menjadi 9 september karena hari tasrik korban ,,di majelis bustanul muhibbin guru kh. Bakhiet. Sabtu,, tanggal 19 agustus,, di majelis bustanul muhibbin, setelah pembacaan amalan dan tausiah olah abah guru,, kh.bakheit ,, Beliau memberikan pengumuman,, yang mana setiap setengah bulan sekali Di undur satu minggu,, kata beliau,, karena masih bertepatan pada hari tasrik korban,, atau setelah hari raya haji, Karena masih hari tasrik korban,, beliau mengumumka ke murid majelis beliau yang berada di ke camatan alalak kabupaten barito kuala atau berdekatan dengan rumah sakit ansari salih,,Banjarmasin kalimantan selatan. Yang pengumuman nya di umumkan belaiau langsung. 

Berkorban bagi yang mampu

Berkorban bagi yang mampu Berkorban di hari raya haji,, biasanya banyak di lakukan oleh orang atau masyarakat muslim lainnya di belahan dunia ini,, baik di indonesia maupun di luar negri Berkorban di hari raya haji biasanya di lakukan setelah acara sembahyangan idul adha atau hari raya haji,, selama tiga hari, berkorban hewan kebanyakan di lakukan dengan seekor sapi,kambing,atau unta,, bagi yang di timur tengah, Berkorban hewan biasanya di lakukan atau di serahkan,, kepada panitia korban, baik panitia korban mesjid, mushola atau milik pemerintah dan lainnya  , Berkorban hewan di lakukan oleh sekelumpuk warga,, yang biasanya di serahkan oleh panitia langgar atau suatu lainya untuk rw atau rt tersebut secara gotong royong. Berkorban tersebut adalah sesuatu keharusan atau wajib bagi orang yang mampu ,,yang orang berduet karena di harta itu ada hak orang orang pakir miskin,, di sekitarnya, tapi kalau orang yang tidak mampu tak apa apa,, di dalam riwayat nabi ibrahim,, beliau mengurbank...

Anda sopan kami segan

Anda sopan kami segan Anda sopan kami segan,, itulah kata - kata yang sering di dengar di medsos baik medsos A Atau B,, bahkan di tempat tempat lainya,, Taukah,, bahwa dalam hal membentingi diri dari masalah,,terhadap orang lain atu kebencian orang terhadap kita,, iyalah tiada lan adalah akhlak kita yang  baik baik terhadap orang,, maupun kepada dirikita  sendiri Bagaimana tidak,, akhlak adalah sesuatu yang merupakan kepentingan terhadap dirikita,, akhlak membuat kita menghargai orang lain baik yang tua maupun yang muda, pria maupun wanita,, Akhlak yang baik,, terhadap orang orang,, akan berdampak positif,, yang jelas akhlak kita yang baik,, membuat orang juga akan memperlakukan kita dengan akhlak yang baik juga,, Seperti,, kata - kata anda supan kami segan,, nah itu lah salah satunya,, orang yang berakhlak supan santun terhadap orang lain,, orang juga akan sopan terhadap diri kita sendiri,, bagimana tidak,, saat kita supan terhadap orang,, orang akan merasa malu untuk berbuat...