Langsung ke konten utama

Tanda silang pada daun pisang di tempat penutup pembuatan tapai.


Tanda silang pada daun pisang di tempat penutup pembuatan tapai. Tanda silang pada daun pisang di tempat penutup pembuatan tapai memanglah dapat dilihat,, saat seseorang ingin membeli tapai, dan si pembuat ingin membuka tapai yang di peram selama 2 dua hari tersebut, Banyak orang - orang bingung atau tidak,, tau,, kenapa ada tanda silang pada daun pisang di tempat penutup pembuatan tapai tersebut, dan heran,, namun tak tau,, tak tau karena tidak di kasih tau,, dan malu bertanya kepada si pembuat tapai tersebut, sehingga seseorang yang ingin mencuba untuk membuat tapai juga terkadang sering tidak diharapkan apa apa yang terjadi pada tapai yang ditunggu selama dua hari tersebut, Nah,,, terkadang sesuatu yang ada berbentuk simbol, tulisan, dan sebagai bagiannya itu ada tujuan nya dan maksudnya,, nah,,, lalu ada apa yaa,, tanda silang tersebut,,?. Dan tanda silang tersebut bukanlah hal yang tak ada gunanya,, dan tanda silang itu berupa tulisan dari kapur lunak , yang untuk menginang oleh ninik -ninik dahulu sebagai campuran nya ,,tanda silang tersebut adalah agar tapai yang di buat dan di peram tersebut tidak rasa asam dan tapai tersebut tidak linyak ( tapai nya di aduk oleh orang halus atau jin) itulah gunanya yang ada tulisan di daun pisang di tempat penutup pembuatan tapai,, setelah salah satu sumber ini,, amat jarang seperti sangat lunak tapai tersebut,, .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Majelis bustanul muhibbin di undur satu minggu

Di Mundur seminggu menjadi 9 september karena hari tasrik korban ,,di majelis bustanul muhibbin guru kh. Bakhiet. Sabtu,, tanggal 19 agustus,, di majelis bustanul muhibbin, setelah pembacaan amalan dan tausiah olah abah guru,, kh.bakheit ,, Beliau memberikan pengumuman,, yang mana setiap setengah bulan sekali Di undur satu minggu,, kata beliau,, karena masih bertepatan pada hari tasrik korban,, atau setelah hari raya haji, Karena masih hari tasrik korban,, beliau mengumumka ke murid majelis beliau yang berada di ke camatan alalak kabupaten barito kuala atau berdekatan dengan rumah sakit ansari salih,,Banjarmasin kalimantan selatan. Yang pengumuman nya di umumkan belaiau langsung. 

Berkorban bagi yang mampu

Berkorban bagi yang mampu Berkorban di hari raya haji,, biasanya banyak di lakukan oleh orang atau masyarakat muslim lainnya di belahan dunia ini,, baik di indonesia maupun di luar negri Berkorban di hari raya haji biasanya di lakukan setelah acara sembahyangan idul adha atau hari raya haji,, selama tiga hari, berkorban hewan kebanyakan di lakukan dengan seekor sapi,kambing,atau unta,, bagi yang di timur tengah, Berkorban hewan biasanya di lakukan atau di serahkan,, kepada panitia korban, baik panitia korban mesjid, mushola atau milik pemerintah dan lainnya  , Berkorban hewan di lakukan oleh sekelumpuk warga,, yang biasanya di serahkan oleh panitia langgar atau suatu lainya untuk rw atau rt tersebut secara gotong royong. Berkorban tersebut adalah sesuatu keharusan atau wajib bagi orang yang mampu ,,yang orang berduet karena di harta itu ada hak orang orang pakir miskin,, di sekitarnya, tapi kalau orang yang tidak mampu tak apa apa,, di dalam riwayat nabi ibrahim,, beliau mengurbank...

Tips mengeraskan abu bekas pembakaran agar seperti di semen

Tips mengeraskan abu bakar agar seperti di semen. Abu bakar,, adalah sisa - Sisa bekas pembakaran yang terjadi pada kayu,, dan menjadi abu,, namun abu bakar tidak hanya abu bekas pembakaran dari kayu saja,, namun bisa yang lainnya,, seperti sisa kulit gabah kering yang mana gabah tersebut di proses menjadi beras,, dan sisa kulit nya tersebut terbuang dan di bakar,, oleh pemilik pabrik pembuatan gabah ke beras tersebut,, agar sisa pembuangan kulit gabah tersebut tidak menumpuk seperti melebihi tingginya pabrik penggilingan padi tersebut. Hingga hangus kulit gabah tadi dan setelah itu menjadi abu,, biasanya abu yang baik itu adalah abu bekas pembakaran yang berwarna putih,, dan tekstur nya halus,, namun,, walaupun warna abu pembakaran itu pun hitam pun cukup bagus,, asalkan si abu tadi tekstur nya halus,, tidak kasar,, . Dan ternyata abu sisa -sisa pembakaran tersebut,, dapat di gunakan dan di pungsikan untuk pembangunan perumahan,, bagi masyarakat yang ekonomi kebawah,, dgn menggun...