Langsung ke konten utama

kisah lucu tentang transaksi jual beli pedagang dengan uang baru.


Kisah lucu tentang transaksi jual beli dengan uang baru . Ada beberapa hal lucu,, dalam kesalahan seseorang,, namun hal lucu tentang transaksi jual beli dengan uang baru yang di keluar kan pemerintah adalah,,kesalahan memberikan atau menyerah kan uang setelah transaksi jual beli,, yang mana saat seseorang penjual menjual barang dagangan nya,, namun si pembeli menyerahkan uang baru senilai seribu rupiah yang mana uang tersebut di kira beliau adalah sepuluh ribu rupiah,, Dalam uang baru uang senilai seribu rupiah itu terasa persis uang 20000 rupiah,, berbentuk 20000 rupiah,, tak seperti uang seribu rupiah kertas yang dulu,, amat lah berbida, dari uang seribu rupiah di tambah si pembeli dan penjual tak pamiliar dengan uang yang baru,, selain baru di lihat,, uang keluran baru itu,, sudah kumal atau uangnya bentuknya serat kertasnya tidak keras seperti uang baru lagi,, jadi serasa uang itu seperti uang besar harganya senilai sepuluh ribu atau dua puluhan ribu. Si penjual dan pembeli pun sama-sama tidak menyadari,, bahwa uang yang di berikan dan menerima itu adalah uang yang tidak lah besar dari 5000 rupiah, setelah transaksi jual beli tersebut,, si penjual menyerah kan sisa uang dari si pembeli tersebut,, dan si pembeli pun menerima nya,, setelah si penjual balik rumah,, dan ingin membelikan perlengkapan untuk jualan nya nanti,, si penjual tersebut membeli bahan-bahan tersebut ke warung terdekat,, setelah itu,, si pembeli yang pedagang kue tadi menyerahkan uang 1000 tadi ke pemilik warung yang menjual bahan perlengkapan si penjual kue tersebut, si pemilik warung tersebut,, mengatakan,, kepada si penjual kue tadi,,, berapa uang ini,, harganya,, ini seribu rupiah 1000,, bukan 10000,,Kata si pemilik warung tersebut,, lalu terkejut si penjual kue tadi,, baru sadar bahwa uang serahan si pembeli kue tadi 1000 rupiah bukan 10000 ribu rupiah,, si pembeli tadi menyerah kan dan mengembalikan uang seribu rupiah tadi bahwa uang yang di berikan pak pembeli tadi bahwa harganya 1000 rupiah bukanlah 10000,,sambil mengatakan dengan te tangga sebelah-belah rumahnya,, bahwa si bapa pembeli telah menyerah kan uang 1000 rupiah,, bukan10000 rupiah,, untung orang yang membeli tersebut adalah orang dekat bukan jauhdan ,si pembeli merupakan orang orang mengganti uang yang di serahkanlah Berup berupa uang yang lain.rupanya kata tentang ga si penjual kue tersebut kada sadar juga dengan uang yang di serahkan pa pembeli tersebut,, yang mana orang nya adalah orang baik baik,,... Itulah hal lucu tentang transaksi jual beli dengan uang baru yang merupakan hal nyata terjadi,, semoga bermanfaat dan jadi lebih berhati-hati dan teliti dalam menyerah kan uang tidak hanya seketika serasa iya,, langsung menyerahkan,,.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Majelis bustanul muhibbin di undur satu minggu

Di Mundur seminggu menjadi 9 september karena hari tasrik korban ,,di majelis bustanul muhibbin guru kh. Bakhiet. Sabtu,, tanggal 19 agustus,, di majelis bustanul muhibbin, setelah pembacaan amalan dan tausiah olah abah guru,, kh.bakheit ,, Beliau memberikan pengumuman,, yang mana setiap setengah bulan sekali Di undur satu minggu,, kata beliau,, karena masih bertepatan pada hari tasrik korban,, atau setelah hari raya haji, Karena masih hari tasrik korban,, beliau mengumumka ke murid majelis beliau yang berada di ke camatan alalak kabupaten barito kuala atau berdekatan dengan rumah sakit ansari salih,,Banjarmasin kalimantan selatan. Yang pengumuman nya di umumkan belaiau langsung. 

Berkorban bagi yang mampu

Berkorban bagi yang mampu Berkorban di hari raya haji,, biasanya banyak di lakukan oleh orang atau masyarakat muslim lainnya di belahan dunia ini,, baik di indonesia maupun di luar negri Berkorban di hari raya haji biasanya di lakukan setelah acara sembahyangan idul adha atau hari raya haji,, selama tiga hari, berkorban hewan kebanyakan di lakukan dengan seekor sapi,kambing,atau unta,, bagi yang di timur tengah, Berkorban hewan biasanya di lakukan atau di serahkan,, kepada panitia korban, baik panitia korban mesjid, mushola atau milik pemerintah dan lainnya  , Berkorban hewan di lakukan oleh sekelumpuk warga,, yang biasanya di serahkan oleh panitia langgar atau suatu lainya untuk rw atau rt tersebut secara gotong royong. Berkorban tersebut adalah sesuatu keharusan atau wajib bagi orang yang mampu ,,yang orang berduet karena di harta itu ada hak orang orang pakir miskin,, di sekitarnya, tapi kalau orang yang tidak mampu tak apa apa,, di dalam riwayat nabi ibrahim,, beliau mengurbank...

Tips mengeraskan abu bekas pembakaran agar seperti di semen

Tips mengeraskan abu bakar agar seperti di semen. Abu bakar,, adalah sisa - Sisa bekas pembakaran yang terjadi pada kayu,, dan menjadi abu,, namun abu bakar tidak hanya abu bekas pembakaran dari kayu saja,, namun bisa yang lainnya,, seperti sisa kulit gabah kering yang mana gabah tersebut di proses menjadi beras,, dan sisa kulit nya tersebut terbuang dan di bakar,, oleh pemilik pabrik pembuatan gabah ke beras tersebut,, agar sisa pembuangan kulit gabah tersebut tidak menumpuk seperti melebihi tingginya pabrik penggilingan padi tersebut. Hingga hangus kulit gabah tadi dan setelah itu menjadi abu,, biasanya abu yang baik itu adalah abu bekas pembakaran yang berwarna putih,, dan tekstur nya halus,, namun,, walaupun warna abu pembakaran itu pun hitam pun cukup bagus,, asalkan si abu tadi tekstur nya halus,, tidak kasar,, . Dan ternyata abu sisa -sisa pembakaran tersebut,, dapat di gunakan dan di pungsikan untuk pembangunan perumahan,, bagi masyarakat yang ekonomi kebawah,, dgn menggun...